Suatu masyarakat akan mendapat kesulitan ketika menganggap etika dan legalitas adalah SAMA. Etika dan legalitas dua hal yang sangat berbeda . Meskipun mematuhi hukum adalah langkah pertama yang penting.,perilaku etis membutuhkan lebih dari pada itu.
ETIKA adalah mencerminkan hubungan orang yang sepantasnya dengan satu sama lain. Dan sedangkan LEGALITAS adalah merujuk pada hukum yang telah kita tulus untuk melindungi diri kita dari penipuan, pencurian dan kekerasan.
Standar etis merupakan Fundamental
ketika Thomas Jefferson menulis bahwa semua orang mempunyai hak terhadap kehidupan, kemerdekaan, dan pengejaran kebahagian, ia menyatakannya sebagai kebenaran yang tidak perlu dijelaskan lagi. kembali lebih jauh lagi, diantara sumber-sumber dari berbagai waktu dan tempat seperti : sepuluh perintah Allah (Alkitab), Ethics dari Aristoteles, King Lear dari William Shakespeare, Quaran, dan Analects dari Konfusius. Selanjutnya semua agama besar Dunia mendukung versinya masing-masing dari aturan Emas, bahkan meskipun dinyatakan dalam bentuk negatif: Jangan melakukan kepada orang lain apa yang anda tidak ingin mereka lakukan kepada anda.Etika Dimulai dari Kita Masing-masing
Pilihannya tidaklah selalu mudah. kadang-kadang, pemecahan yang wajar dan sudut pandang etis mempunyai kekurangan dari sudut pandang pribadi atau profesional. Dan intinya semua etika dalam bisnis diatur oleh diri sendiri dan dimulai dari diri kita sendiri dan butuh bantuan sedikit dari pihak lain.Mengelola bisnis secara Etis dan Bertanggung jawab
- Menetapkan standar Etis Korporat.
- Kode etika berbasis kepatuhan
2. Kode etika berbasis integritas
standar etis yang mendefinisikan nilai-nilai panduan organisasi, menciptakan sebuah lingkungan yang secara etis mendukung perilaku yang baik, dan menekankan akuntabilitas bersama antarkaryawan.
Proses enam langkah untuk memperbaiki etika bisnis
- Manajemen puncak harus mendukung tanpa syarat kode tingkah laku korporat yang eksplisit.
- Karyawan harus memahami bahwa ekspektasi perilaku etis dimulai di puncak dan manajemen berharap semua karyawan bertindak sesuai dengannya.
- Manajer dan yang lainnya harus dilatih untuk mempertimbangkan implikasi dari semua keputusan bisnis.
- Sebuah kantor etika harus dibentuk.
- Pihak luar harus diberi tahu mengenai program etika.
- kode etika harus ditegakkan.
Kinerja sosial sebuah perusahaan mempunyai beberapa demensi :
- Filantropi Korporat (Corporate Philantropy) : Demensi tanggung jawab sosial yang meliputi sumbangan amal kepada semua jenis kelompok nirlaba.
- Inisiatif Sosial Korporat (Corporate Social Initiatives) : Bentuk lanjut dari Filantropi korporat yang lebih berkaitan secara langsung dengan kompetensi perusahaan.
- Tanggung Jawab Korporat (Corporate responsibility) : Dimensi tanggung jawab sosial yang meliputi semuanya dari mempekerjaka pekerja minoritas hingga membuat produk yang aman.
- Kebijakan Korporat (Corporate policy) : Dimensi tanggung jawab sosial yang merujuk pada posisi yang diambil perusahaan pada isu sosial dan politik.
Tanggung Jawab terhapa Investor : Beberapa Investor yang dikenal sebagai pedagang dalam telah memilih cara-cara tidak etis untuk meningkatkan kesehatan finansial mereka sendiri.
Perdagangan dalam (insider trading) : Aktivitas tidak etis melibatkan orang dalam yang menggunakan informasi rahasia perusahaan untuk memperkaya diri senditi atau keluarga dan teman-teman mereka.
Tanggung Jawab terhadap Karyawan : Pertam, mereka mempunyai tanggung jawab untuk menciptakan lapangan pekerjaan jika mereka ingin tumbuh, Setalah sebuah perusahaan menciptakan lapangan pekerjaan perusahaan mempunyai tanggung jawab untuk memastikan bahwa kerja keras dan bakat dihargai secara adil.
Tanggung Jawab terhadap Masyarakat dan lingkungan : Tanggung jawab utama terhadap masyarakat adalah untuk menciptakan kemakmburuuran.
AUDIT SOSIAL (Sosial Auditing)
adalah Sebuah evaluasi sistematis dari kemajuan organisasi menuju penerapan program yang bertanggung jawab dan responsif secara sosial.
Empat jenis kelompok yang berfungsi sebagai pengawas berkenaan.:
- Investor yang sadar secara sosial.
- Peduli lingkungan (environmentalist)
- Penjabat serikat buruh yang memburu pelanggaran dan memaksa perusahaan yang patuh untuk menghindari publilitas publik.
- Pelanggan yanng menganggap serius.
Artikel Meteri 2 Bab 4
Penampilkan perilaku etis dan tanggung jawab sosial
ETIKA BISNIS DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL
Categories: Manajemen & Bisnis
1. Berikan contoh keputusan bisnis yang dapat merugikan suatu
perusahaan atau organisasi.
perusahaan atau organisasi.
=> Beberapa contoh keputusan bisnis yang dapat merugikan suatu
perusahaan atau organisasi, adalah:
1. seorang karyawan yang menjual produk dengan harga yang lebih
tinggi daripada harga sebenarnya, yang mengakibatkan keuntungan
bagi karyawan penjualan tersebut, tapi sebaliknya pelanggan yang
menderita kerugian. Jika dibiarkan demikian cepat atau lambat
perusahaan juga akan mengalami kerugian, karena tentunya
pelanggan tidak akan percaya lagi untuk membeli produk di
perusahaan tersebut.
2. Seorang karyawan yang menerima diskon pembelian bahan persediaan
perusahaan, namun digunakan untuk kepentingan pribadi. Hal itu
merupakan kerugian bagi perusahaan karena harus membayar dengan
jumlah yang tidak sesuai.
3. Seorang manajer yang mempekerjakan temannya, yang walaupun
temannya tersebut tidak kompeten. Hal ini dapat mengakibatkan
kerugian bagi perusahaan karena harus membayar karyawan yang
tidak kompeten, sedangkan pelamar lain yang mungkin lebih
kompeten tidak dapat bekerja di perusahaan tersebut.
4. Presiden direktur perusahaan yang memakai keuntungan tahunan
untuk kepentingan pribadi, yang mengakibatkan jumlah deviden
yang didistribusikan kepada pemegang saham lebih kecil.
perusahaan atau organisasi, adalah:
1. seorang karyawan yang menjual produk dengan harga yang lebih
tinggi daripada harga sebenarnya, yang mengakibatkan keuntungan
bagi karyawan penjualan tersebut, tapi sebaliknya pelanggan yang
menderita kerugian. Jika dibiarkan demikian cepat atau lambat
perusahaan juga akan mengalami kerugian, karena tentunya
pelanggan tidak akan percaya lagi untuk membeli produk di
perusahaan tersebut.
2. Seorang karyawan yang menerima diskon pembelian bahan persediaan
perusahaan, namun digunakan untuk kepentingan pribadi. Hal itu
merupakan kerugian bagi perusahaan karena harus membayar dengan
jumlah yang tidak sesuai.
3. Seorang manajer yang mempekerjakan temannya, yang walaupun
temannya tersebut tidak kompeten. Hal ini dapat mengakibatkan
kerugian bagi perusahaan karena harus membayar karyawan yang
tidak kompeten, sedangkan pelamar lain yang mungkin lebih
kompeten tidak dapat bekerja di perusahaan tersebut.
4. Presiden direktur perusahaan yang memakai keuntungan tahunan
untuk kepentingan pribadi, yang mengakibatkan jumlah deviden
yang didistribusikan kepada pemegang saham lebih kecil.
2. Apakah yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk memastikan
tanggung jawabnya kepada para pelanggan mereka.
tanggung jawabnya kepada para pelanggan mereka.
=> Yang harus dilakukan oleh perusahaan sebagai wujud tanggung
jawabnya kepada para pelanggan, adalah:
1. Menciptakan kode etik. Perusahaan dapat menciptakan kode etik
bisnis yang memberikan serangkaian petunjuk untuk kualitas
produk, sekaligus sebagai petunjuk bagaimana karyawan,
pelanggan, dan pemilik seharusnya dipelihara.
2. Memantau semua keluhan yang ada. Perusahaan memastikan bahwa
pelanggan mempunyai telepon yang dapat mereka hubungi apabila
ada keluhan baik mengenai kualitas produk maupun pelayanan para
karyawan. Berusaha mencari sumber keluhan dan meyakinkan bahwa
problem tersebut tidak akan timbul lagi.
3. Mendapatkan umpan balik dari para pelanggan. Perusahaan dapat
meminta pelanggan untuk memberikan umpan balik atas barang atau
jasa yang mereka beli akhir-akhir ini, walaupun pelanggan tidak
menghubungi untuk memberikan keluhan. Dengan ini perusahaan
dapat mendeteksikan beberapa masalah lain dengan kualitas produk
atau cara perlakuan terhadap pelanggan. Salah satunya bisa
dengan menggunakan kuisioner.
jawabnya kepada para pelanggan, adalah:
1. Menciptakan kode etik. Perusahaan dapat menciptakan kode etik
bisnis yang memberikan serangkaian petunjuk untuk kualitas
produk, sekaligus sebagai petunjuk bagaimana karyawan,
pelanggan, dan pemilik seharusnya dipelihara.
2. Memantau semua keluhan yang ada. Perusahaan memastikan bahwa
pelanggan mempunyai telepon yang dapat mereka hubungi apabila
ada keluhan baik mengenai kualitas produk maupun pelayanan para
karyawan. Berusaha mencari sumber keluhan dan meyakinkan bahwa
problem tersebut tidak akan timbul lagi.
3. Mendapatkan umpan balik dari para pelanggan. Perusahaan dapat
meminta pelanggan untuk memberikan umpan balik atas barang atau
jasa yang mereka beli akhir-akhir ini, walaupun pelanggan tidak
menghubungi untuk memberikan keluhan. Dengan ini perusahaan
dapat mendeteksikan beberapa masalah lain dengan kualitas produk
atau cara perlakuan terhadap pelanggan. Salah satunya bisa
dengan menggunakan kuisioner.
3. Berikan contoh tentang peranan konsumerisme dari suatu produk
tertentu, dan sebutkan nama produknya.
tertentu, dan sebutkan nama produknya.
=> Peranan konsumerisme bagi produk “pemutih”, dapat dilakukan dengan
cara: mengurangi frekuensi tayangan iklan pada televisi, meningkatkan
kesadaran terhadap kepekaan setiap penawaran sampai ketika memutuskan
berkonsumsi, meningkatkan aspek keamanan dan keselamatan, dll.
cara: mengurangi frekuensi tayangan iklan pada televisi, meningkatkan
kesadaran terhadap kepekaan setiap penawaran sampai ketika memutuskan
berkonsumsi, meningkatkan aspek keamanan dan keselamatan, dll.
4. Apakah peran pemerintah untuk mencegah warganya dari perbuatan
perusahaan yang tidak bertanggung jawab?
perusahaan yang tidak bertanggung jawab?
=> Peran pemerintah untuk mencegah warganya dari perbuatan perusahaan
yang tidak bertanggung jawab, antara lain:
1. Dari segi periklanan. Pemerintah mempunyai badan sensor iklan
untuk mengantisipasi iklan yang berbohong atau merugikan produk
perusahaan lain.
2. Kompetisi industri. Pemerintah menetapkan batas harga untuk
produk yang bersaing, sehingga tidak merugikan pelanggan.
3. Dari segi produk. Pemerintah melindungi konsumen dengan cara
semua produk yang dijual kepada konsumen harus melalui
pemeriksaan dan ijin dari departemen kesehatan.
yang tidak bertanggung jawab, antara lain:
1. Dari segi periklanan. Pemerintah mempunyai badan sensor iklan
untuk mengantisipasi iklan yang berbohong atau merugikan produk
perusahaan lain.
2. Kompetisi industri. Pemerintah menetapkan batas harga untuk
produk yang bersaing, sehingga tidak merugikan pelanggan.
3. Dari segi produk. Pemerintah melindungi konsumen dengan cara
semua produk yang dijual kepada konsumen harus melalui
pemeriksaan dan ijin dari departemen kesehatan.
5. Jelaskan kegiatan yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk
memastikan tanggung jawabnya terhadap karyawan mereka.
memastikan tanggung jawabnya terhadap karyawan mereka.
=> Yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk memastikan tanggung
jawabnya terhadap karyawan mereka, adalah:
1. Memberikan rasa aman bagi para karyawannya, dengan cara: dalam
hal proses produksi, mengecek mesin dan peralatan supaya selalu
dalam kondisi yang layak, memperlengkapi dengan peralatan
keamanan untuk melindungi dari kecelakaan, dan memberikan
peringatan keselamatan (dapat ditekankan pada seminar
pelatihan).
2. Perlakuan yang layak, agar tidak terjadi penyimpangan-
penyimpangan terhadap karyawan, seperti: pelecehan seksual, dll.
3. Memberikan kesempatan yang sama terhadap semua karyawan, dan
tidak melakukan tindak diskriminasi.
jawabnya terhadap karyawan mereka, adalah:
1. Memberikan rasa aman bagi para karyawannya, dengan cara: dalam
hal proses produksi, mengecek mesin dan peralatan supaya selalu
dalam kondisi yang layak, memperlengkapi dengan peralatan
keamanan untuk melindungi dari kecelakaan, dan memberikan
peringatan keselamatan (dapat ditekankan pada seminar
pelatihan).
2. Perlakuan yang layak, agar tidak terjadi penyimpangan-
penyimpangan terhadap karyawan, seperti: pelecehan seksual, dll.
3. Memberikan kesempatan yang sama terhadap semua karyawan, dan
tidak melakukan tindak diskriminasi.
6. Pada akhir-akhir banyak pendapat yang muncul mengenai praktik-
praktik bisnis yang dikaitkan dengan isu lingkunngan. Bagaimana
pendapat saudara?
praktik bisnis yang dikaitkan dengan isu lingkunngan. Bagaimana
pendapat saudara?
=> Menurut pendapat saya, seringkali banyak perusahaan yang guna
menekan cost perusahaan melakukan tindakan-tindakan yang merugikan
bagi lingkungan, yang dapat menimbulkan polusi bagi lingkungan, baik
itu polusi udara, air, tanah, dan suara. Dalam hal ini, pemerintah
harus lebih tegas dalam menghadapi perusahaan-perusahaan yang
terbukti menimbulkan polusi bagi lingkungan. Dan untuk perusahaan
sendiri harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab akan kenyamanan
lingkungan di sekitarnya. Sehingga tidak ada lagi polusi yang timbul
akibat ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
menekan cost perusahaan melakukan tindakan-tindakan yang merugikan
bagi lingkungan, yang dapat menimbulkan polusi bagi lingkungan, baik
itu polusi udara, air, tanah, dan suara. Dalam hal ini, pemerintah
harus lebih tegas dalam menghadapi perusahaan-perusahaan yang
terbukti menimbulkan polusi bagi lingkungan. Dan untuk perusahaan
sendiri harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab akan kenyamanan
lingkungan di sekitarnya. Sehingga tidak ada lagi polusi yang timbul
akibat ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Link :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar